Sunday, April 10, 2016

Cara Menanam Lengkeng dalam Pot - Tabulampot Lengkeng

menanam lengkeng dalam potCara Menanam Lengkeng dalam Pot atau Tabulampot Lengkeng. Selain dinikmati buahnya, lengkeng juga sangat menguntungkan ketika dibisniskan. Tidak percaya? Coba saja beli bibit tanaman lengkeng, lalu pelihara hingga tanaman berbuah. Ketika dijual, pasti harga tanaman tersebut menjadi berkali-kali lipat dibandingkan saat Anda membeli bibitnya.

Lengkeng (Nephelium longanum) berasal dari daerah subtropis di wilayah Cina. Lengkeng masih satu famili dengan rambutan, kapulasan, dan leci. Pohonnya dapat menjadi besar dan bercabang banyak, daunnya rimbun, dan masih berproduksi meskipun umurnya di atas 100 tahun.

A. Sipat-sipat Pohon Lengkeng

Tanaman lengkeng memiliki batang dan kayu yang kuat. Buahnya berbentuk malai, biasanya tumbuh di ujung ranting. Daging buah tipis atau tidak terlalu tebal, berwarna putih kekuningan atau kuning muda. Sifat daging buah lengkeng “ngelotok”. Rasanya bervariasi, dari kurang manis, manis, hingga segar manis. Aromanya juga variatif, dari langu, agak harum, hingga kurang harum.

B. Syarat Tumbuh Pohon Lengkeng

1. Suhu udara minimum 15—25° C dan maksimum 25—35° C. Namun, tumbuh produktif pada suhu harian 27° C.
2. Di Indonesia, tanaman lengkeng dapat tumbuh di ketinggian tempat 1—1.200 m dpl. Batas optimum ketinggian tempat hanya sampai 700 m dpl, kecuali untuk tujuan rehabilitasi tanah kritis.
3. Berbunga setahun sekali, biasanya pada bulan Agustus—Oktober dan buah dapat dipanen 4 bulan setelah bunga mekar.

C. Jenis-jenis Lengkeng

tabulampot lengkeng
Umumnya, terdapat tiga jenis lengkeng yang populer di Indonesia, yaitu itoh, diamond river, dan pingpong. Masing-masing memiliki keunggulan. Diamond river dan pingpong relatif cepat berbuah, tetapi kualitas buahnya rendah. Sementara itoh, walaupun sulit dibuahkan, tetapi daging buah yang dihasilkan tebal, kering, dan renyah dengan rasa yang manis. Selain tiga jenis lengkeng tersebut, jenis lengkeng lain yang ada di pasaran adalah puang rai, kristal, aroma duren, satu jari, cina atau kaisar, dan hawei atau putih.

D. Lengkeng untuk Tabulampot

Berdasarkan habitat tumbuhnya, lengkeng terbagi menjadi dua golongan, yakni lengkeng dataran tinggi dan lengkeng dataran rendah. Saat ini, hobiis justru memburu lengkeng dataran rendah. Selain sifatnya yang genjah, lengkeng dataran rendah juga dapat berbuah meskipun ditanam di media terbatas. Jenis lengkeng dataran rendah adalah diamond river, pingpong, kristal, itoh, aroma duren, dan puang rai. Namun, sebisa mungkin, pilihlah buah yang berasal dari perbanyakan vegetatif, seperti cangkok, okulasi, dan sambung, agar tanaman mudah berbuah.

E. Memindahkan Bibit Lengkeng dari Polibag ke Pot

Menanam lengkeng di pot sedikit berbeda dengan lengkeng yang ditanam di tanah secara langsung. Berikut tip menamam lengkeng di dalam pot.
  1. Siapkan pot plastik berdiameter 45—50 cm. Pastikan ada beberapa lubang di bagian bawahnya.
  2. Letakkan pecahan genting atau bata merah setebal 5 cm di dasar pot. Tujuannya untuk mengalirkan air siraman.
  3. Masukkan campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir atau sekam mentah dengan perbandingan 1 : 2 : 1 hingga ketinggian setengah pot.
  4. Masukkan bibit pohon lengkeng tepat di tengah pot, lalu tambahkan kembali media tanam hingga mendekati bibir pot.
  5. Siram dengan air hingga air keluar dari dasar pot. Selanjutnya, letakkan tanaman lengkeng di tempat yang ternaungi atau teduh selama beberapa waktu.

F. Perawatan Harian Tabulampot Lengkeng

a. Penyiraman

Tanaman lengkeng dapat disiram dua hari sekali. Penyiraman bisa menggunakan gembor. Penyiraman dilakukan hingga air keluar dari bagian bawah pot.

b. Pemupukan

Tanaman lengkeng yang ditanam dalam pot bisa dipupuk setiap tiga bulan sekali atau minimum enam bulan sekali dengan pupuk kandang sebanyak 5 kg. Pupuk NPK seimbang boleh digunakan, tetapi cukup diberikan empat bulan sekali dengan dosis 25 gram per tanaman hingga berumur 3 tahun. Lebih dari itu, dosis pupuk NPK ditambah menjadi 100 gram per tanaman.

c. Pencahayaan

Satu hal yang perlu diketahui, tanaman lengkeng sangat menyukai sinar matahari. Jika intensitas pencahayaan kurang, maka produktivitasnya akan menurun. Bahkan, bisa jadi tidak berbuah.

d. Pemangkasan

perawatan tabulampot lengkeng
  1. Potong batang utama dengan hanya menyisakan batang setinggi 80—100 cm. Satu batang utama yang dipotong akan menumbuhkan beberapa cabang primer. Namun, hanya 3 cabang primer yang dipelihara.
  2. Cabang primer yang terpilih juga dipangkas dan hanya menyisakan cabang sepanjang 30—50 cm. Dari cabang primer yang tumbuh disisakan juga masing-masing 3 cabang sekunder. Berarti jumlah cabang sekunder terpilih berjumlah 9 cabang.
  3. Pangkas cabang tersier dan sisakan 30—50 cm. Dari cabang sekunder yang ada, masing-masing akan menghasilkan beberapa cabang tersier. Bunga pun akan bermunculan dari cabang tersier ini. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada musim penghujan untuk mengurangi penguapan berlebihan.

e. Penggantian Media

Masa produktif tabulampot lengkeng sekitar 3—10 tahun. Untuk itu, agar tetap produktif, setiap setahun sekali media tanam harus diganti dengan media baru. Fungsinya untuk mengganti nutrisi yang telah digunakan tanaman dan untuk menggemburkan kembali media tanam yang telah mengeras. Mengenai wadah atau potnya, tergantung selera. Jika tanaman semakin membesar, pot yang digunakan bisa berupa pot plastik berdiameter 70 cm atau berupa drum bekas yang dibagi dua.

G. Mempercepat Pembungaan Pohon Lengkeng

Umumnya, pembungaan paling produktif terjadi pada musim penghujan. Namun, adakalanya tanaman mogok berbunga. Untuk mengantisipasi hal tersebut, bisa dilakukan beberapa hal berikut.
  1. Tiga bulan sebelum musim hujan tiba, berikan pupuk NPK 15-20-20 dengan dosis 25 gram per tanaman.
  2. Lakukan stres air. Caranya, tanaman tidak disiram selama seminggu, lalu siram sedikit air saja selama tiga hari. Selanjutnya, tanaman tidak disiram lagi selama seminggu. Perlakuan ini dilakukan hingga muncul bakal bunga.
  3. Pangkas daun tanaman agar tidak terjadi penimbunan karbohidrat.
  4. Jika perlu, berikan zat pengatur tumbuh, seperti Atonik dan Dekamon dengan dosis sesuai anjuran pada kemasan.

H. Memaksimalkan Pertumbuhan Buah Lengkeng

Kualitas buah lengkeng akan maksimal ketika masa pembuahan sudah terjadi 3 kali. Karena itu, bunga yang pertama kali muncul bisa dirontokkan. Dengan harapan, cabang yang tumbuh akan semakin bertambah, dan bunga selanjutnya yang tumbuh semakin banyak.



3 comments

This comment has been removed by the author.

Artikel yang sangat berguna untuk penanaman kelengkeng dalam pot.
Cek kesburuan tanah dengan menggunakan ALAT UKUR PH METER TANAH:
1. pH Meter Tanah Manual,
2. pH Meter Tanah Digital 4 in 1,
3. NPK Tanah Soil Fertility,
4. pH Peluru Pendek Ks05,
Info lengkap kunjungi www.phmetermurah.com

Waaah kebetulang banget nig gan, saya suka sekali sama lengkeng dan akan saya coba menanam lengkeng dalam pot, makasih atas postingannya sangat bermanfaat sekali bagi saya :)


EmoticonEmoticon

----------------------------------------------------------